Serba Serbi di Dana Pensiun

Tentang Peserta Dana Pensiun dan Manfaat Pensiun

Hak dan Kewajiban Peserta Pensiun

Apa saja hak peserta Dana Pensiun itu ?
  1. Berhak atas Manfaat Pensiun Normal, atau Manfaat Pensiun Cacat, atau Manfaat Pensiun Dipercepat, atau Pensiun Ditunda yg besar dan waktunya ditetapkan dalam PDP [UUDP Psl21(1), PP76/92 Psl28(1), KMK 343/1998, 231/2002]
  2. Menentukan pilihan bentuk anuitas dan Perusahaan Asuransi Jiwa (dalam hal PPIP) untuk pembayaran Manfaat Pensiunnya secara bulanan [UUDP Psl 21(3), 30(7)]
  3. Mengajukan wakilnya duduk dalam Dewan Pengawas yg mewakili Peserta [PP76/92 Psl 24(5)]
  4. Memperoleh keterangan dari Pengurus mengenai :
    1. Neraca dan Perhitungan Hasil Usaha;
    2. Hal-hal yg timbul dalam rangkak kepesertaan;
    3. Setiap perubahan PDP [PP76/92 Psl 18(2)]
  5. Memperoleh Salinan mengenai hasil pengawasan Dewan Pengawas atas pengelolaan DP [UUD PPsl 13(1), PP76/92 Psl25b]
  6. Memperoleh pengumuman dari Pengurus mengenai :
    1. Ringkasan laporan investasi tahunan(non-audit) dan hasil pemeriksaan Akuntan Publik atas laporan investasi tahunan paling lambat 1 bulan setelah disampaikan kepada OJK
    2. Ringkasan hasil evaluasi Dewan Pengawas atas kinerja investasi DP [POJK3/2015 Psl 25(1)]
  7. Menyampaikan saran dan pendapat mengenai perkembangan Portofolio dan Hasil Investasi kepada Pendiri, Dewan Pengawas dan Pengurus
Apa saja kewajiban peserta dana pensiun itu?
  1. Membayar iuran (apabila PDP mewajibkan Peserta ikut mengiur) [UU DP Psl 15(1)a, Psl 17 (1), (2), Penjelasan Psl 19, Psl 29b]
  2. Menyatakan kesediaannya untuk dipotong gaji/upahnya setiap bulan untuk membayar iuran (apabila PDP mewajibkan Peserta ikut mengiur) [UU DP Penjelasan Psl 19]
  3. Melaksanakan dan bertanggung jawab atas penerapan Pedoman TataKelola DP sesuai fungsi dan tugasnya [KepBapepam LK360/2006]

Seputar Manfaat Pensiun

Apa sajakah manfaat pensiun manfaat pasti ?

Manfaat Pensiun dapat dibedakan menjadi 4, yaitu:

  1. Manfaat Pensiun Normal, diberikan bagi peserta yang berhenti usai mencapai Usia Pensiun Normal (UPN)
  2. Manfaat Pensiun Dipercepat, diberikan bagi peserta yang berhenti sebelum Usia Pensiun Normal (UPN).
  3. Manfaat Pensiun Cacat, diberikan bagi peserta yang berhenti karena dinyatakan cacat oleh Tim Penguji Kesehatan
  4. Manfaat Pensiun Ditunda, diberikan bagi peserta yang berhenti bekerja sebelum mencapai pensiun dipercepat 46 tahun dan hak atas Manfaat Pensiun akan diberikan pada saat Peserta mencapai usia 46 tahun.
Siapa ahli waris yang berhak menerima manfaat pensiun ?
  1. Janda/Duda dengan syarat Peserta/Pensiun meninggal dunia, besar manfaat yang akan diberikan min. 60% dari Manfaat Pensiun Peserta yang mana pembayarannya diberikan secara berangsur dan seumur hidup kecuali apabila Janda/Duda kawin lagi, manfaat pensiun dibayarkan kepada Anak.
  2. Anak dengan syarat Janda/Duda kawin lagi atau Janda/Duda meninggal dunia atau Peserta/Pensiunan meninggal dunia dan tidak ada Janda/Duda Sama besarnya dengan Manfaat Pensiun Janda/Duda yang dibayarkan secara berangsur per bulan dan wajib dibayarkan sampai Anak sekurang-kurangnya mencapai usia 21 tahun dan dapat di teruskan sampai Anak mencapai usia setinggi-tingginya 25 tahun. Dalam hal Anak cacat sebelum melampaui batas usia pembayaran manfaat pensiun,manfaat pensiun tersebut dapat dibayarkan melebihi usia tersebut diatas
  3. Pihak Yang Ditunjuk Oleh Peserta dengan syarat Peserta tidak mempunyai istri/suami dan tidak mempunyai Anak meninggal dunia dengan jumlah Sama besarnya dengan Manfaat Pensiun Peserta yang mana pembayaran akan dilakukan sekaligus.

Tentang Dana Pensiun Hutama Karya

Tugas dan Tanggung Jawab

Apa tugas dan tanggung jawab Dapen Hutama Karya ?

Tugas dan tanggung jawab Dapen Hutama Karya meliputi:

  1. Membayar MP (kepesertaan), sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun Hutama Karya
  2. Menagih dan Mengelola penerimaan Iuran Pemberi Kerja & Peserta
  3. Mengelola dan mengembangkan dana (investasi)
  4. Karena dana yang diperlukan untuk membayar Manfaat Pensiun sangat besar dibanding dengan iuran dari HUTAMA KARYA dan Peserta, maka Dapen Hutama Karya harus menginvestasikan dananya untuk membantu Hutama Karya mencukupi dana Dapen Hutama Karya sesuai kewajiban Aktuaria.
Program pensiun apa yang dilaksanakan oleh Dana Pensiun Hutama Karya ?

Dana Pensiun Hutama Karya menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti bagi Karyawan PT. Hutama Karya (Persero). Iuran Pensiun Normal besarnya ditetapkan berdasarkan perhitungan aktuaria yang sampai dengan saat ini adalah sebesar 15,4% dari Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP) dipungut dari Karyawan sebesar 5% dan 10,4% dari Pemberi Kerja.

Apa saja kewajiban yang harus dipenuhi Dapen Hutama Karya ?

Dalam melaksanakan visinya, Dapen Hutama Karya mempunyai kewajiban:

  1. Mengelola Dana sesuai ketentuan & peraturan perundangan yang berlaku, baik dari Pendiri, Regulator & kebijakan lainnya yang ditetapkan
  2. Melaporkan kegiatan/ pengelolaan setiap Bulan, Triwulan, Semester, dan Tahunan kepada Pendiri melalui Dewan Pengawas (Hutama Karya) dan OJK.
  3. Melaporkan ringkasan mengenai Pengelolaan, Neraca, Perhitungan Hasil Usaha, dan Kepesertaan per Semester / Tahunan dalam bentuk INFO MEMO ke Peserta / Pensiunan